Search This Blog

Loading...

Terjemahkan Blog ini

Translate this page!

Wanita Sholihah

Logo DSM Bali

Wednesday, August 17, 2011

Zakat dan Spirit Kemerdekaan

0 komentar


Bulan ini menjadi bulan yang sakral bagi bangsa Indonesia. Sebab, tepat 66 tahun lalu bangsa ini memperoleh kemerdekaannya. Sebuah kebebasan yang diperjuangkan melalui keringat dan darah selama lebih dari 3,5 abad. Kebebasan dari penindasan secara fisik oleh bangsa lain.

Bagi umat Islam, kemerdekaan yang diraih oleh para pejuang dan pendiri bangsa ini mempunyai keistimewaan tersendiri, karena deklarasi kemerdekaan Indonesia diproklamirkan bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Kini setelah 66 tahun berlalu, momentum bersamaan perayaan kemerdekaan dengan bulan suci Ramadhan berulang kembali.
Persamaan perayaan ini tentu dapat menjadi momentum jika makna dan nilai yang terkandung dari kedua peristiwa ini mampu digali secara arif oleh umat Islam di Indonesia. Nilai yang dapat mendorong perubahan ke arah kehidupan yang lebih baik.

Sebab, antara “Kemerdekaan” dan “Ramadhan” terkandung irisan makna yang sangat luar biasa, yakni “Pembebasan”. Keduanya mengisyaratkan satu epistemologi nilai bahwa kebebasan atau kemerdekaan adalah satu keniscayaan jika ingin menggapai kemajuan. Karena itu, proses pembebasan dari berbagai unsur yang membelenggu baik fisik ataupun non-fisik menjadi satu hal yang mutlak. Tanpa adanya kemerdekaan dan proses pembebasan, maka yang terjadi adalah stagnasi. Untuk mencapai kemajuan dan kebaikan yang lebih baik, maka manusia harus hijrah keluar dari keterbelengguan kepada kebebasan. Di sinilah pentingnya spirit kemerdekaan sebagai awal dari perubahan.

Pada bulan Ramadhan, spirit ini terilustrasikaan secara jelas dalam aktifitas berzakat. Zakat menurut etimologi berarti berkah, bersih, berkembang, dan baik. Mengeluarkan zakat berarti menyucikan harta dari unsur-unsur subhat dan haram. Atau dengan kata lain, berzakat sebetulnya adalah proses memerdekakan harta individu dari hal-hal yang bersifat subhat dan haram, sehingga harta yang telah dikeluarkan zakatnya menjadi bersih, suci dan membawa berkah ketika digunakan.

Dalam konteks sosial, aktifitas berzakat yang terkoordinir dengan baik akan mampu memerdekakan masyarakat dari belenggu kemiskinan serta mendorong pembangunan perekonomian masyarakat ke arah kemakmuran yang lebih baik. Contoh terbaik adalah yang terjadi di masa Khalifah Umar bin Abdul Azis, di mana kesuksesan pengelolaan zakat mampu mengeluarkan masyarakat dari kemiskinan.

Begitu pentingnya zakat sebagai sebuah jalan memerdekakan harta individu dan sebagai pondasi ekonomi bangsa, Syaikhul Islam Imam Ibnu Taimiyah menyebutkan kedudukan hukum ber-zakat dalam sistem pemerintahan sama wajibnya dengan pajak. Zakat harus dikelola secara profesional dan kelembagaan dengan diperkuat oleh perangkat hukum sebagaimana instrumen ekonomi lainnya.

Jika saja esensi zakat sebagai salah satu instrumen pembebasan ekonomi ini dapat dipahami oleh umat Islam keseluruhan, bukan tidak mungkin tingkat kemakmuran rakyat dapat meningkat secara merata karena keberkahan yang diperoleh, serta perekonomian negeri ini menjadi lebih baik.

Dengan mengeluarkan zakat, tidak saja seorang Muslim telah menunaikan kewajiban agamanya. Tetapi lebih jauh dari itu, ia juga telah ikut serta mendukung cita-cita para pendiri bangsa ini untuk memerdekakan rakyat Indonesia menuju kepada kemajuan dan kemakmuran. Karena kemerdekaan yang diraih 66 tahun lalu, kini belum sepenuhnya tercapai. (sumber : dompetdhuafa)
Read more..

Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

Thursday, March 24, 2011

Khitan Massal : Ajang Saling Kenal antar Warga Kampung

0 komentar


Matahari baru saja terbit di ufuk timur. Menghangati udara pagi sebuah perkampungan. Sejumlah bocah tampak berjalan cepat menuju Masjid Ibnu Sina Lingkungan Dangin, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem. Setiap anak ditemani kedua orang tua. Ada pula ditemani ayah atau ibu saja.
Ceria, sedih, bercampur pasrah tampak di wajah anak-anak berusia TK dan SD ini. Mereka bertekad untuk mengikuti acara Program Khitan Massal. Acara ini dilaksanakan oleh LAZ DSM Cabang Karangasem bekerjasama dengan LAZ DSM Denpasar, Rumah Sehat Madani, dan beberapa donatur DSM.
Ada 60 anak dikhitan pada Ahad, 13 Maret 2011. Mereka dari kalangan keluarga kurang mampu, dari berbagai kampung. Salah satunya, kampung Dangin. Bagi warga Dangin, aksi sosial ini mampu merekatkan ukhuwah sekaligus memperingati kelahiran Rasulullah Saw. Semua warga terlibat aktif untuk membantu acara ini agar tidak ada kendala.
Untuk mengikuti acara ini, anak-anak tidak dikenakan biaya, karena semua biaya berasal dari para donatur. Selepas dikhitan, setiap anak diberi satu bingkisan menarik. Di samping khitan massal, ada pemberian beasiswa bagi anak-anak berprestasi. Bagi para orang tua diberi bingkisan baju.

“Program Khitan Massal ini, kami adakan tiap tahun”, ucap Thohar, Direktur LAZ DSM Karangasem. Tempat acara berpindah-pindah, dari kampung satu ke kampung lain. Agar anak-anak dan orang tua dari berbagai kampung bisa saling kenal di Lingkungan Dangin. Harapannya, kerukunan dan kepedulian antar warga semakin erat lewat ajang ini.
“Harapan kita program ini bisa berjalan tiap tahun karena mengingat kondisi di Karangasem minim dokter untuk khitan, sehingga diharapkan anak-anak dari kalangan dhuafa dapat memperoleh kesempatan khitan gratis, agar mereka lebih sehat”, ujar Thohar ketika diwawancarai wartawan Radar Bali dan Bali Express. AK
Read more..

Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

Seminar Bisnis: “Ketika Bisnis Bernilai Ibadah”

0 komentar


“Ketika Bisnis Bernilai Ibadah” adalah tema yang diambil untuk seminar bisnis yang diadakan oleh BMT pada hari Kamis, 17 Maret 2011 bertempat di Gedung Indosat Bali-Nusra. Tema yang provokatif untuk menggugah para pelaku bisnis agar berlomba-lomba menjadikan bisnis mereka bernilai ibadah. Pembicara Drs. H. Joelarso dan keynote speaker H. Mardi Soemitro (owner Master Group).
Seminar ini serangkaian dengan kegiatan Temu BMT Se-Bali. Peserta yang hadir adalah pengurus majelis taklim, takmir masjid, dan pengusaha sebanyak 60 orang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud layanan BMT kepada para nasabah dan juga untuk edukasi tentang ekonomi syariah.
Isi dari seminar bisnis ini antara lain adalah mengajak para pengusaha untuk menginfakkan hasil usahanya. Ada korelasi antara berinfak dan kemajuan usaha yang kita jalankan. Sesuai dengan janji Allah bahwa Ia akan melipatgandakan setiap harta yang kita keluarkan untuk berinfak di jalan-Nya. ”Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji”. *am
Read more..

Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

Friday, March 11, 2011

Transaksi dengan Sang Maha Kaya

0 komentar

Usai Jama’ah Sholat Subuh, pak Jamil mendekati Ustadz Jamal, “ Ustadz, saya seringkali ragu ketika saya bersedekah ke Yayasan-Yayasan Sosial, apa sedekah saya bisa nyampai kepada yang berhak menerima atau tidak, karena saya lihat gaya hidup para pengurus Yayasan-Yayasan social itu cukup bikin geleng kepala, makanya saya lebih suka menyerahkan langsung kepada anak-anak atau keluarga yang menurut saya layak dibantu, gimana nih menurut ustadz sikap saya ini ? “ Tanya pak Jamil membuka diskusi pagi itu.

“ pak Jamil harus bersyukur bisa rutin bersedekah, karena bersedekah itu pekerjaan yang paling ringan tapi dampaknnya luar biasa, sedangkan yang menerima sedekah itu beban tanggung jawabnya sangat besar , tetapi kalau saya lebih senang kalau sedekah saya disalahgunakan oleh Ustadz dari pada disalahgunakan oleh anak atau keluarga yang kurang mampu “. Jawab Ustadz Jamal. “ lho kok gitu sih Ustadz, pasti sedekah kita gak pernah tepat sasaran kepada yang berhak dong? “ protes pak Jamil.
“ ya sangat dipastikan gak pernah selalu nyampai dan gak selalu tepat sasaran , lha wong kita bersedekah hakekatnya bukan memberi karena kasihan sama mereka kok, karena mereka tidak akan pernah mampu membalas dengan dengan apapun oleh karena itu ketika kita sedang bersedekah ketahuilah bahwa kita sedang bertransaksi dengan Allah SWT, jadi kalau ada orang yang menyelewengkan Zakat,Infaq dan sedekah kita, maka semakin berbahagilah kita karena seluruh pahala ibadah orang tersebut buat kita sementara dia hanya gigit jari Cuma dapat capek saja. Jadi jangan pernah takut kalau kita bersedekah salah sasaran “. Tegas ustadz Jamal

“ Tapi kan ustadz, supaya kita lebih mantap dan percaya secara manusiawi Lembaga-lembaga itu kan harus memberikan laporan secara transparan dengan memakai auditor yang terpercaya bila perlu “ Tanya pak Jamil melanjutkan
“ he he he…. Emangnya kalau sebuah Lembaga yang sudah mendapatkan ISO 9001 dengan Auditor setaraf internasional itu sudah terjamin keamanahannya dan tidak pernah melakukan kesalahan, tidak sedikit program-program Lembaga Keuangan tersebut gagal dan milyaran dananya raib dan semua itu gak mungkin dilaporkan karena akan mengurangi kepercayaan di masyarakat, walau dana ZIS itu raib atau diraibkan bukan berarti pahala kebajikan orang-orang yang mengamanahkan Zakat, Infaq dan sedekahnya di Lembaga tersebut terputus, tidak, tidak sama sekali. Disinilah letak tanggungjawab besarnya para actor Lembaga Penerima ZIS tersebut, karena seluruh Ibadah dan Amal kebajikan mereka akan menjadi tebusannya, gak enak dan gak gampang kan jadi pihak penerima dan penyalur ZIS ?. Demikian juga kalau kita memberikan sedekah di jalanan kepada anak-anaka itu, apakah tidak diselewengkan? Bisa jadi buat beli rokok atau ngedrug? Jadi jangan pernah lihat orangnya atau Lembaaganya kalau mau sedekah tapi Lihatlah Allah dan bertransaksilah denganNYA, pasti terbalas ! “ Jelas ustadz Jamal.

Sahabat Sukses Rumah Yatim Indonesia yang dirahmati Allah SWT, sebenarnya apa yang mendasari kita mau bekerja di sebuah Perusahaan, menjadi pegawai Negeri atau Pegawai Swasta, menjabat jabatan tinggi atau menengah ? atau bahkan berwira usaha ? tidak lain dan tidak bukan karena kita telah melakukan TRANSAKSI JUAL DIRI kita kepada Perusahaan atau Institusi tersebut, karena transaksi itulah segala apa yang kita kerjakan dihargai atau dibalas dengan Gaji, Honor atau Bonus. Bagaimana kalau kita bekerja di sebuah Perusahaan tanpa melakukan transakasi lebih dahulu, akankan perusahaan tersebut mau membayar kita ?

Demikian halnya, mengapa kita harus bekerja dengan Allah SWT, seperti melakukan Sholat, Puasa, membayar Zakat/Sedekah, menunaikan Haji dan seabrek pekerjaan Ibadah dan Pengabdian lainnya ? ya… karena kita sudah melakukan Transaksi dengan Allah SWT, bahkan transaksi itu kita lakukan sejak Ruh ditiupkan dalam diri kita di Rahim ibu kita.

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian ( Traansaksi ) terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (transaksi ini )".(QS.Al-A’raf:172)

Kemudian kalimat transaksi itu kita sempurnakan dan selalu kita ucapkan berulang kali agar kita tidak lalai bahwa segala pekerjaan Ibadah dan Amal Shaleh kita selama hidup kita ini adalah dalam rangka pelaksanaan Transaksi kita kepada Allah SWT, apa bunyi Transaksi kita itu ? ialah Kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH ( “ tidak ada satupun aktifitas yang mampu kita lakukan kecuali jika Allah ada bersama kita “ ) , Kalimat Transaksi inilah yang membuat segala bentuk aktifitas kita akan bernilai dan dihargai disisi Allah SWT.

Bukankah orang-orang Kafir / non Muslim sebesar dan sebagus apapun karya dan kerja mereka, karena mereka tidak mau bertransaksi dengan Allah SWT, maka segala karya daan aktifitasnya tidak akan bernilai apapun dihadapan Allah SWT. Karena Allah SWT hanya kan membeli diri dan harta kita dengan Sorganya bagi kita yang selalu bertransaksi dengan Allah SWT sampai akhir hayat kita.

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan Sorga ( kesusksesan tanpa batas ) untuk mereka. Mereka berjuang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh (Berhasil) atau terbunuh ( gagal ). janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka bergembiralah dengan transakasi jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (QS. At Taubah : 111)

Oleh itu disetiap akan melakukan sedekah atau kebajikan lainnya ucapkanlah “ Bismillah, Laa ilaaha illallah “ , atas nama Allah dan karena Allah saja aku berbuat.
Sahabat, mari jangan pernah ragu untuk bertransakasi menjual diri dan harta kita hanya kepada Allah SWT bersama DSM Bali. Menebar Peduli Menggugah Nurani. (ryi)
Read more..

Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

Monday, February 28, 2011

profile dsm cab.badung

0 komentar

 
DSM Bali Cab. Badung
alamat : JL .Kediri No. 82 D - Tuban -Kuta- Bali
Telp/fax 0361 764496

Pengurusan ;

    • Gigih Ardika                                          Direktur 
    • Lia Ulfah                                               Accounting 
    • Dwi Aryanto                                         Manager. Fundraising
        • Khoyron Abdullah             Staff Fundraising  
    • Suwandi                                                Manager Customer Loyalty
        • Fatkur Rohman                  Staff CL  dan   eL - CAZ
        • Nur Fadillah                       FO 
    • Abdurrahman                                         Program pendayagunaan
Read more..

Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

Tuesday, February 8, 2011

Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga

0 komentar


Kesinambungan kehidupan keluarga menuju keharmonisan menjadi suatu keniscayaan bagi terwujudnya keluarga sakinah. Di antara faktor penting yang menjadi penunjang adalah pemahaman keluarga terhadap manajemen keuangan yang tepat. Bila kita lihat di sekitar kita masih cukup banyak kondisi keluarga yang rentan gejolak yang diakibatkan problema ekonomi rumah tangga.
Perencanan Keuangan adalah suatu proses yang terintegrasi dalam rangka mencapai tujuan hidup melalui pengelolaan keuangan yang baik. Namun di sisi lain seringkali kita terlambat atau kurang peka untuk mengenali apa sih sebenarnya tujuan hidup kita yang utama di dalam memenuhi kebutuhan keluarga pada masa-masa mendatang?

Berbicara mengenai tujuan hidup dalam perencanaan keuangan keluarga tidaklah semudah mengatakannya begitu saja, karena belum tentu apa yang kita katakan adalah yang tujuan prioritas untuk kehidupan keluarga kita. Dalam hal ini, perencana keuangan keluarga akan membantu/menfasilitasi anda untuk dapat mengenali apa yang benar-benar urgent, prioritas kebutuhan anda baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang akan menjadi tujuan perencanaan keuangan Anda.
Banyak orang kurang menyadari resiko yang dihadapi oleh setiap orang dalam pola pikir perencanaan keuangan keluarga. Padahal banyak contoh yang sudah kita lihat di dalam masyarakat. Semua itu bisa dikurangi apabila kita mempersiapkan sejak dini dengan perencanaan keuangan keluarga yang baik. Bila perlu anda dapat menghubungi perencana keuangan yang dapat membantu anda untuk mempersiapkannya.
Lakukan beberapa strategi yaitu pertama, mencari penghasilan tambahan untuk ekonomi keluarga. Kedua, dengan membuang atau mengganti sebagian jenis pengeluaran dengan substitusi yang lebih murah. Namun apabila pola pengeluaran keluarga yang salah, strateginya yang jelas adalah dengan memotong pengeluaran anda yang tidak perlu, cari yang lebih murah dan sisihkan terlebih dahulu buat tabungan sebesar 10% baru lakukan pengaturan belanja keluarga Anda.
Perencanaan keuangan keluarga, jelas semuanya memerlukan penerimaan uang baik dari penghasilan bekerja ataupun dari aset yang menghasilkan uang agar bisa berjalannya proses perencanaan keuangan keluarga demi pencapaian tujuan hidup keluarga.
Singkat kata masalah Penerimaan VS Pengeluaran ini harus digali dalam proporsi yang benar dan jelas. Strateginya adalah tingkatkan penghasilan anda semaksimal mungkin melalui cara di atas dan tekan pengeluaran anda secara bijaksana dengan terlebih dahulu memotong 10% dari penghasilan anda untuk ditabung. Mau tidak mau anda harus putar otak dan kreatif untuk memperoleh penghasilan. Setelah itu lakukan pengeluaran dengan bijaksana.
Ini hanyalah satu aspek saja dari analisa keuangan keluarga anda, yang juga merupakan salah satu bagian dari seluruh proses perencanaan keuangan keluarga anda.
Lakukan investasi untuk masa depan keluarga, karena anda kuatir dengan masalah keuangan anda sekarang. Berusaha dengan sungguh-sungguh dan ulet serta melakukan manajemen keuangan keluarga dengan baik dan benar.

Memahami Majamen Arus Kas
Arus kas adalah aliran uang yang mengalir mulai dari kita mendapatkan uang tersebut, menyimpannya,
mengembangkannya, dan mengeluarkannya dengan secara teratur, bijak dan disiplin.
Pengetahuan akan arus kas wajib diketahui agar keuangan keluarga kita tidak akan kacau balau dan terpantau. Ada sebuah ungkapan yang cukup menarik “tidak peduli keuangan Anda sedang defisit, yang penting Anda tahu kemana mengalirnya uang tersebut.”
Pendapatan (income) adalah kegiatan yang bertujuan memasukkan uang/harta. Biasanya pendapatan dapat diperoleh dari dua aktivitas, yaitu Gaji dan Investasi. Gaji diperoleh dari status kita sebagai pegawai/karyawan/professional/konsultan. Dalam sebuah keluarga gaji ini bisa diperoleh oleh suami dan istri yang bekerja.
Hasil Investasi diperoleh dari aktivitas kita dalam mengembangkan uang/harta dalam berbagai cara. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan berinvestasi yaitu Deposito, Properti, Saham, Hasil Usaha, Reksadana, Obligasi, dan lain-lain. Seluruh pendapatan kita tersebut biasanya disimpan dalam bentuk tunai atau di bank/ATM.
Pengeluaran berarti seluruh kegiatan yang mengakibatkan uang kita berkurang. Banyak sekali kebutuhan akan pengeluaran keluarga. Sehingga bila tidak diatur dengan baik maka bakal membuat keuangan keluarga menjadi kacau dan bila sudah kronis dapat menuju ke jurang kebangkrutan.
Secara umum sebuah keluarga memiliki beberapa pengeluaran seperti Pengeluaran Rumah Tangga, Cicilan Utang, Premi Asuransi, Pembantu Rumah Tangga, Keperluan Anak, Transportasi, Zakat/Pajak, Hiburan/Rekreasi, Kegiatan Sosial, Fashion, dan sebagainya.
Bila kita perhatikan selama ini, kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan keluarga adalah hanya berkutat pada pendapatan yang berasal dari gaji yang terus-menerus dikuras untuk menutupi pengeluarannya. angat sedikit dari keluarga kita yang mulai melakukan aktivitas-aktivitas investasi sebagai sumber pendapatan keluarganya. Padahal bila kita rajin melakukan investasi, maka hasil dari investasi tersebut sebenarnya sudah dapat menutupi segala macam pengeluaran kita, bahkan bisa jauh lebih besar dari gaji yang kita terima selama ini.
Uraian di atas adalah sebuah kondisi ideal yang selayaknya dicapai oleh setiap keluarga. Bila keluarga Anda saat ini masih bergantung sepenuhnya pada aliran pemasukan dari gaji setiap bulan, maka sudah waktunya untuk sedikit demi sedikit menyisihkan uang Anda agar bisa membuat aliran pemasukan baru yang berasal dari Investasi.
Read more..

Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

Sunday, January 9, 2011

si cantik " ava " yg hidrocephalus

0 komentar

Ava itu adalah panggilan seorang balita perempuan yg baru berusia 1 tahun dari pasangan suami istri muda yg hidup di bali tepat nya di kelurahan krobokan , mereka adalah bli Prima Huda Saka dan ayu , ketika anak mereka " kitara azzahra saka "atau yg di kenal ava, pada saat lahir bayi ini seperti bayi normal  lainnya tapi setelah 3 bulan umur bayi ini barulah kelihatan kalau ava mengidap penyakit   hidrocephalus...... Read more..

Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

 

Copyright 2009 All Rights Reserved Magazine 4 column themes by One 4 All